Langkah Cepat Satgas TMMD Selayar dalam Pembangunan Sumur Bor di Desa Tamalanrea

Daftar Isi
Pembuatan sumur bor SAS 4 oleh personel satgas TMMD-12 SELAYAR.(Photo : Ist)

ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR - Upaya penyediaan akses air bersih di Desa Tamalanrea, Kecamatan Bontomatene, kini memasuki babak krusial lewat program TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar. Pada Rabu (29/4/2026), puluhan personel TNI bersama warga setempat terpantau mengepung lima titik lokasi sumur bor sekaligus guna mempercepat pengerjaan fisik yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat desa tersebut. 

Strategi pembagian tugas diterapkan secara ketat sejak pagi hari untuk memastikan setiap tahapan, mulai dari urusan konstruksi hingga mobilisasi material, berjalan efektif tanpa ada waktu yang terbuang sia-sia.

Di lapangan, pengerjaan tersebar dengan fokus yang berbeda-beda; titik pertama dan ketiga sedang dalam tahap penguatan konstruksi lewat pemasangan besi dan pembongkaran mall, sementara di titik kedua, warga dan TNI bahu-membahu menyiapkan bambu untuk penopang dudukan atas. 

Aktivitas serupa terlihat di titik keempat dengan pengangkutan material pasir secara intensif, sedangkan di titik kelima, persiapan teknis masih terus digenjot agar pengerjaan lanjutan bisa segera dimulai. Meski ritme kerja dipacu, tim tetap menerapkan disiplin waktu dengan menghentikan aktivitas pada pukul 11.30 WITA untuk istirahat, sebelum kembali tancap gas pada pukul 13.30 WITA.

Pelda Yusuf Sonda, yang bertindak sebagai koordinator lapangan, menjelaskan bahwa pengerjaan secara paralel merupakan taktik utama untuk mengejar target penyelesaian. Dalam pernyataannya, ia menegaskan, “Kami membagi personel di lima titik agar pekerjaan bisa berjalan bersamaan. Dengan cara ini, progres lebih cepat terlihat dan target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.” Ia pun tak menampik bahwa kelancaran proyek ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif penduduk desa yang konsisten membantu prajurit di setiap titik pengerjaan.

Keberadaan lima sumur bor ini diproyeksikan menjadi jawaban konkret atas kesulitan air bersih yang selama ini menghantui warga Desa Tamalanrea. Melalui skema gotong royong ini, TMMD tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat sinergi antara militer dan warga dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pelosok. Harapannya, begitu fasilitas ini rampung sepenuhnya, kualitas hidup masyarakat setempat dapat meningkat secara signifikan berkat ketersediaan air yang lebih terjamin.(SA)