Lapangan Sukadin Jadi Pesta Rakyat: TMMD ke-128 Selayar Dibuka dengan Kue Warga & Tawa di Tenda Sembako
Daftar Isi
ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR – Di bawah terik matahari Lapangan Sukadin, Batangmata Sapo, Komandan Satgas TMMD ke-128 Letkol Czi Yudo Harianto, S.T. berdiri tegap memimpin pasukan gabungan, Rabu 22/4 pagi. Di hadapannya, Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhtar, M.M. bertindak sebagai Inspektur Upacara pembukaan TMMD Kodim 1415/Selayar.
Lapangan itu pagi ini tak seperti lapangan upacara biasa. Bau bolu khas Selayar tercium dari bingkisan yang dibawa warga Batangmata Sapo tiap dusun. Dari beranda rumah, warga lain jadi penonton. Di sisi lapangan, mobil pemadam dan ambulans disiagakan.
Upacara dihadiri Kasiper Korem 141/Todopuli Kolonel Arm. Mudarto Nainggolan, S.I.P., Waka Polres Kepulauan Selayar Kompol Kaharuddin, unsur Pemda, tokoh masyarakat, personel BPBD, serta siswa-siswi dan guru SMA Negeri 2 Selayar yang ikut dalam barisan.
Usai Wabup membacakan sambutan Bupati yang menyebut TMMD sebagai wujud nyata sinergi TNI, pemda, dan rakyat, Letkol Czi Yudo Harianto selaku Dansatgas langsung memberi arahan ke 150 personelnya. “TMMD ini bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat. Laksanakan tugas penuh tanggung jawab, jaga disiplin dan semangat,” tegasnya di hadapan pasukan.
Begitu upacara bubar, Komandan Satgas bersama Forkopimda beralih ke tenda bakti sosial. Paket sembako diserahkan ke warga membutuhkan. Setelahnya, tenda pelayanan kesehatan gratis dan pasar murah dibuka. Sontak diserbu ibu-ibu.
Warga Batangmata Sapo. “Kehadiran TNI di TMMD ini menumbuhkan rasa syukur di hati saya." ujar Ibu Suriani.
TMMD ke-128 bertema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” akan berjalan 30 hari. Sasaran fisik: buka jalan tani 3.350 meter, rintis jalan 1.200 meter, bedah RTLH, dan bangun sarana air bersih. Sasaran nonfisik: penyuluhan wasbang, kamtibmas, kesehatan, stunting, hukum, hingga pertanian.
Di Batangmata Sapo hari ini, TMMD diterjemahkan sederhana: Komandan Satgas pimpin pasukan bawa alat kerja, warga datang bawa kue. Bertemu di tengah, jadi gotong royong.(SA)


