Patok Penanda dan Pelangsiran BBM: Perjuangan Satgas TMMD Selayar Buka Akses Jalan di Batangmata Sapo

Daftar Isi

Pemasangan Patok sebagai tanda pembatas dan penentuan lebar oleh Personel Satgas TMMD-128 SELAYAR. (Photo : Ist)

ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR - Proyek pembukaan jalan tani di Kelurahan Batangmata Sapo kini memasuki fase krusial pada hari ke-15 pelaksanaan TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar. Pada Selasa (29/4/2026), fokus utama di lapangan bergeser pada penataan jalur secara mendetail untuk memastikan lintasan yang dibuka benar-benar presisi. 

Di tengah medan yang menantang, para personel TNI dibantu warga setempat mulai menyisir jalur pekerjaan guna menancapkan patok-patok pembatas di berbagai titik strategis. Pemasangan patok ini bukan sekadar formalitas, melainkan acuan teknis yang akan menentukan keseragaman lebar serta arah jalan agar tetap konsisten dengan perencanaan awal yang telah disepakati.

Kondisi geografis yang sulit memaksa tim di lapangan untuk memutar otak dalam menjaga keberlangsungan operasional alat berat dan kendaraan proyek. Karena akses yang masih terbatas, distribusi logistik seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) harus dilakukan secara manual melalui pelangsiran menggunakan kendaraan roda dua. 

Meski harus menempuh jalur yang sempit dan terjal, kendala logistik tersebut tidak menyurutkan ritme kerja para personel. Kerja sama yang apik antara Satgas dan penduduk lokal terlihat jelas saat mereka bahu-membahu memastikan setiap tetes bahan bakar sampai ke lokasi kerja tepat waktu agar pengerjaan jalan tidak terhenti.

Sub Koordinator perintisan jalan tani, Serka Zulkarnain, menegaskan bahwa akurasi dalam pemasangan patok adalah kunci utama agar jalan ini fungsional secara jangka panjang.

Di sela pengerjaan, ia menjelaskan bahwa, “Patok yang dipasang ini sebagai penanda lebar jalan. Tujuannya agar pekerjaan di lapangan tetap terarah dan sesuai ukuran yang sudah direncanakan.” 

Langkah teknis ini diambil untuk meminimalisir kesalahan arah pengerjaan yang bisa menghambat progres fisik secara keseluruhan, mengingat target waktu yang terus berjalan di tengah harapan besar masyarakat akan akses jalan yang lebih layak.

Realisasi jalan tani ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi warga Batangmata Sapo untuk mengangkut hasil bumi dan memperlancar mobilitas harian yang selama ini terhambat oleh akses yang terbatas. 

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, kegiatan TMMD ke-128 ini menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa secara berkelanjutan. Dengan sinergi yang terus terjaga hingga hari ke-15 ini, optimisme muncul bahwa jalur baru tersebut akan segera rampung dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kemajuan wilayah tersebut.(SA)