SINYAL BAHAYA! Kedubes Iran Kirim Kode Morse Misterius, Sinyal Perang atau Gertakan?

Daftar Isi
Unggahan misterius Kedubes Iran di Indonesia yang menggunakan kode Morse. (Foto: X/@IraninIndonesia)

ZONAREPORT.WEB.ID – Jagat maya mendadak gempar. Akun resmi X Kedutaan Besar Iran di Indonesia baru saja melempar "bom" digital berupa unggahan kode Morse yang memicu spekulasi liar di tengah ketegangan global. Langkah tak lazim ini langsung menjadi sorotan tajam warganet yang mencoba membedah pesan tersembunyi di balik titik dan garis tersebut.

Pesan yang diunggah pada Selasa, 7 April lalu itu bukanlah sekadar deretan karakter tanpa makna. Berdasarkan penelusuran melalui Morse Code World, pesan tersebut berbunyi: "A War was imposed on Iran. But the outcome wasn’t. Iran stood it’s ground and soon will win." Jika diterjemahkan, Teheran secara tegas menyatakan bahwa meskipun perang dipaksakan kepada mereka, Iran tetap bertahan dan mengklaim kemenangan sudah di depan mata.

Aksi ini ternyata merupakan gerakan terkoordinasi. Sehari sebelumnya, Kedutaan Besar Iran di Pakistan juga mengunggah kode serupa dengan nada yang tak kalah mencekam, yakni "The Time is Passing and Something is about to happen" atau "Waktu terus berjalan dan sesuatu akan segera terjadi." Unggahan-unggahan ini langsung dibanjiri ratusan komentar dari pengguna X yang memberikan dukungan serta doa di tengah memanasnya hubungan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ironisnya, pesan-pesan bernada ancaman ini muncul tepat setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada Rabu, 8 April 2026. Namun, harapan damai tersebut langsung berada di ujung tanduk setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon sesaat setelah kesepakatan tercapai, yang dianggap merusak momentum stabilitas kawasan.

Kini, mata dunia tertuju pada Islamabad, Pakistan. Pada Jumat waktu setempat, kedua negara dijadwalkan melakukan perundingan krusial untuk mengakhiri kebuntuan yang menegangkan. Delegasi Iran dilaporkan telah tiba sejak Kamis malam, sementara Amerika Serikat mengirimkan tim kelas berat yang terdiri dari Wakil Presiden JD Vance, Utusan Khusus Steve Witkoff, hingga Jared Kushner.

Penggunaan kode Morse di era digital ini dipandang sebagai strategi perang psikologis yang dramatis untuk menarik perhatian publik global. Pertanyaannya kini, apakah perundingan di Islamabad akan membuahkan hasil, atau kode Morse tersebut adalah pertanda nyata bahwa "sesuatu yang besar" benar-benar akan meledak dalam waktu dekat?(SA)

Sumber : Dari media viva.co.id