Sisi Lain TMMD 128 Selayar: Menguak Pesona Pasir Putih di Balik Sasaran Pembangunan Kahu-Kahu
Potret dari drone yang memperlihatkan RTLH yang akan di rehabilitasi di Desa Kahu-Kahu Utara. (Photo: Ist)ZONAROPERT.WEB.ID | SELAYAR – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1415/Selayar di Desa Kahu-Kahu tidak hanya sekadar membawa misi pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka tabir keindahan tersembunyi di wilayah tersebut.
Di balik kesibukan personel Satgas merehabilitasi hunian warga, terbentang hamparan pantai berpasir putih yang masih sangat alami dan asri. Potensi wisata bahari ini menjadi daya tarik luar biasa yang letaknya sangat dekat, bahkan hanya berjarak beberapa meter dari titik sasaran fisik pembangunan rumah warga, Selasa (5/5/2026).
Kedekatan lokasi TMMD dengan garis pantai ini memberikan perspektif baru bagi pengembangan wilayah Kahu-Kahu ke depan. Kondisi pantai yang bersih dan tenang menunjukkan bahwa desa ini memiliki aset ekonomi yang menjanjikan di sektor pariwisata.
Melalui program TMMD, perhatian tidak hanya tertuju pada perbaikan kualitas hidup melalui hunian layak, tetapi juga secara tidak langsung mempromosikan potensi alam lokal yang selama ini belum tergarap secara optimal oleh masyarakat luas.
Komandan Satgas TMMD ke-128, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., mencermati bahwa setiap lokasi sasaran operasi bakti TNI selalu memiliki karakteristik unik yang bernilai strategis.
Menurutnya, pembangunan fisik yang dilakukan TNI harus mampu memicu semangat pemerintah daerah dan masyarakat untuk melihat peluang kesejahteraan yang lebih besar. Bagi Letkol Yudo, kehadiran infrastruktur yang lebih baik di Kahu-Kahu nantinya diharapkan menjadi pintu pembuka bagi pengembangan potensi alam tersebut.
“Melalui TMMD, selain membantu percepatan pembangunan, kita juga melihat potensi wilayah yang bisa menjadi peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Letkol Czi Yudo Harianto.
Harapan besar kini disematkan pada sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat agar pesona pasir putih di Kahu-Kahu dapat dikelola dengan optimal secara berkelanjutan. Dengan demikian, TMMD ke-128 tidak hanya meninggalkan bangunan fisik yang kokoh, tetapi juga warisan semangat untuk memajukan potensi ekonomi mandiri di wilayah Kepulauan Selayar.(SA)