Taklukkan Medan Terjal: Satgas TMMD 128 Selayar Alihkan Jalur Demi Percepatan Akses Tani
![]() |
| Wawancara Serda Wahyu di lokasi sasaran TMMD 128 Selayar.( Photo : Zonareport) |
ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR – Kegigihan personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar dalam membuka keterisolasian wilayah di Desa Tamalanrea terus diuji oleh tantangan alam yang ekstrem. Pengerjaan jalan tani sepanjang 1,2 kilometer yang diproyeksikan sebagai urat nadi ekonomi baru ini sempat menghadapi hambatan serius berupa medan yang terlalu terjal serta kendala teknis pada alat berat.
Merespons kondisi tersebut, Satgas mengambil langkah taktis dengan mengalihkan rute ke jalur yang lebih aman guna menjamin efisiensi waktu dan keselamatan kerja, tanpa mengurangi fungsi utama jalan sebagai penghubung area pertanian.
Keputusan pengalihan jalur ini terbukti efektif. Progres pembukaan jalan kini dilaporkan telah mendekati tahap penyelesaian akhir. Kehadiran akses baru ini menjadi harapan besar bagi warga setempat, mengingat jalur tersebut melintasi ratusan hektare lahan produktif, mulai dari hamparan perkebunan jagung hingga perkebunan jeruk manis khas Selayar.
Dengan terbukanya akses ini, mobilitas hasil panen yang selama ini menjadi kendala utama para petani diharapkan dapat segera teratasi, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi lahan di sepanjang jalur perintisan.
Di balik perjuangan menaklukkan medan berat, program ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para prajurit muda yang terlibat, salah satunya Serda Wahyu dari Batalyon 21 Kawali. Baginya, penugasan dalam operasi militer selain perang (OMSP) melalui TMMD ini merupakan pengalaman perdana yang memberikan perspektif baru tentang pengabdian di tengah masyarakat.
Interaksi intens dengan warga dan keindahan alam Selayar menjadi motivasi tambahan bagi personel di lapangan untuk memberikan hasil kerja yang terbaik bagi penduduk desa.
“Selayar sangat bagus, tanahnya subur dan masyarakatnya ramah-ramah. Kami berharap pembukaan jalan ini bisa membantu warga dan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujar Serda Wahyu pada Kamis (14/5/2026).
Melalui ketangkasan dalam mengatasi hambatan medan dan kuatnya kemanunggalan TNI-Rakyat, proyek jalan tani di Desa Tamalanrea ini kini tinggal menghitung hari menuju fungsional penuh, siap menjadi simbol kemajuan infrastruktur di wilayah pelosok Kepulauan Selayar.(SA)
