Urat Nadi Ekonomi Terbuka, Warga Batangmata Sapo Harapkan Peningkatan Jalan TMMD 128
![]() |
| Ahmad Ansar (39), salah seorang petani Batammata Sapo.(Photo : Istimewa) |
ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR — Menjelang detik-detik akhir penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 oleh Kodim 1415/Selayar, denyut nadi perekonomian di Kelurahan Batangmata Sapo, Kecamatan Bontomatene, mulai menunjukkan gairah baru.
Jalur perintisan jalan tani yang sukses membelah keterisolasian wilayah perkebunan kini telah fungsional dan mulai digunakan oleh masyarakat setempat. Kehadiran infrastruktur baru ini langsung menuai apresiasi luas dari warga yang mayoritas menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian dan perkebunan.
Manfaat nyata dibukanya akses tersebut dirasakan langsung oleh Ahmad Ansar (39), salah seorang petani setempat. Pada Minggu (17/5/2026), ia mengungkapkan bahwa jalur yang dibuka oleh Satgas TMMD telah memangkas waktu tempuh dan beban logistik para petani secara signifikan.
Sebelum adanya intervensi militer bersama pemerintah daerah ini, warga harus berjalan kaki berkilo-kilometer melintasi medan berat sambil memikul hasil bumi. Kini, kendaraan bermotor mulai dapat melintasi jalur tersebut, membuka potensi besar bagi pemanfaatan lahan-lahan tidur yang selama bertahun-tahun telantar di kawasan timur Selayar.
Meski menyambut gembira perubahan besar ini, Ahmad tidak menampik bahwa tantangan alam di struktur jalan perintisan masih membayangi, terutama saat intensitas curah hujan tinggi mengguyur wilayah kepulauan. Mengingat status jalur yang baru selesai pada tahap pembukaan lahan, kondisi tanah yang basah kerap memicu kubangan lumpur yang becek.
Oleh karena itu, ia mewakili suara para petani menaruh harapan besar agar pembangunan ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan ada estafet program berupa pengerasan dan pengaspalan jalan di masa mendatang.
Aspirasi keberlanjutan pembangunan ini diharapkan dapat segera direspons positif oleh pemerintah daerah pasca-serah terima proyek dari Satgas TMMD 128. Intervensi lanjutan berupa peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi kunci utama agar investasi infrastruktur dasar yang telah dirintis oleh Kodim 1415/Selayar dapat bertahan lama dan memberikan dampak multiplikasi ekonomi yang permanen.
Melalui sinergi jangka panjang antara TNI dan pemerintah kabupaten, jalan tani Batangmata Sapo diproyeksikan mampu menjadi fondasi kokoh bagi pengentasan kemiskinan dan percepatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.(SA)
