Wadan Satgas TMMD 128 Selayar Pantau Progres RTLH Batangmata Sapo yang Masuki Tahap Pengecatan
ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangkaian TMMD ke-128 di Batangmata Sapo kini telah memasuki fase krusial. Pada Selasa (5/5/2026), personel Satgas bersama masyarakat setempat nampak memusatkan perhatian pada tahap penyelesaian (finishing) guna memastikan hunian yang dibangun tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga nyaman dan estetik untuk ditempati.
Aktivitas di lapangan hari ini meliputi pembersihan area kerja secara menyeluruh dari sisa-sisa material kayu dan papan yang tidak terpakai. Selain untuk kerapian, langkah ini diambil untuk menjamin keamanan lingkungan di sekitar hunian baru tersebut.
Secara paralel, tim pengerjaan interior mulai melakukan pemasangan triplek pada bagian kamar tidur untuk menyempurnakan struktur dinding dalam, sementara proses pengecatan eksterior dan interior terus dilanjutkan guna memberikan wajah baru yang segar pada rumah bantuan tersebut.
Wakil Komandan Satgas, Kapten Inf Khaeruddin Rasyid, memantau langsung perkembangan di lokasi dan menyatakan kepuasannya terhadap progres yang berjalan sesuai linimasa. Ia menegaskan bahwa dalam tahap akhir ini, ketelitian personel sangat diuji untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan agar manfaat jangka panjang benar-benar dirasakan oleh keluarga penerima bantuan. Kedisiplinan personel dalam mengejar target waktu tanpa mengabaikan aspek kelayakan menjadi poin utama yang ditekankan oleh pimpinan di lapangan.
“Secara umum pekerjaan berjalan lancar dan sesuai tahapan. Kami terus mengingatkan personel untuk tetap menjaga kualitas hasil pekerjaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kapten Inf Khaeruddin Rasyid.
Sinergi yang kuat antara TNI dan warga dalam mendukung kelancaran program ini menjadi kunci utama keberhasilan rehabilitasi RTLH di Batangmata Sapo. Melalui penyempurnaan detail interior dan estetika bangunan, program ini diharapkan mampu meningkatkan standar kualitas hidup masyarakat penerima manfaat secara nyata.(SA)
