Apresiasi Mengalir untuk TNI AD, Landmark SELAYAR di Pamatata Dinilai Jadi Kebanggaan Baru Warga

Daftar Isi

 

Potret Ibu Maro, Kepala Desa Pamatata Latunru S.T, dan salah satu warga Desa Pamatata yang ikut hadir dalam peresmian landmark di kawasan Pelabuhan Pamatata. (Photo : Pendim 1415/Selayar)

ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR — Inisiatif Kodim 1415/Selayar dalam membangun Landmark "SELAYAR" di kawasan Pelabuhan Pamatata, Kecamatan Bontomatene, memanen gelombang apresiasi. Pemerintah Desa Pamatata bersama tokoh masyarakat setempat menyambut hangat kehadiran ikon monumental tersebut yang dinilai sukses mengangkat citra wilayah sekaligus memperkuat potensi pariwisata daerah.

Kepala Desa Pamatata, Latunru, S.T., menegaskan bahwa keberadaan struktur estetik ini menjadi identitas visual baru yang membanggakan bagi gerbang masuk Bumi Tanadoang. Pihaknya berkomitmen untuk tidak sekadar menjaga, tetapi juga menata kawasan sekitar landmark agar memiliki nilai tambah secara ekonomi dan estetika.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas karya nyata TNI AD melalui Kodim 1415/Selayar. Ke depan, Pemerintah Desa Pamatata akan menata dan mengembangkan kawasan di sekitar ikon ini agar menjadi destinasi singgah yang semakin representatif bagi wisatawan maupun pengguna jasa penyeberangan Bira–Pamatata," ungkap Latunru usai prosesi peresmian, Rabu (22/7/2026).

Menariknya, Latunru membeberkan bahwa pembangunan landmark ini berdiri di atas tanah hibah pemanfaatan dari salah seorang warga lokal, Ibu Maro', yang secara sukarela mengizinkan lahannya dipergunakan demi kemajuan daerah.

"Lokasi ini merupakan lahan milik warga kami, Ibu Maro'. Beliau dengan ikhlas memberikan izin pemanfaatan lahan sehingga pembangunan ikon kebanggaan Selayar ini dapat terealisasi dengan sangat baik," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Desa Pamatata mengaku bangga atas perubahan wajah kawasannya. Sejak ikon tersebut berdiri, Pelabuhan Pamatata makin marak dihiasi unggahan wisatawan di berbagai platform media sosial.

"Ikon ini telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Pamatata. Kami siap bersinergi untuk merawat dan memperindah area sekitarnya. Sejak ada landmark ini, desa kami jadi makin dikenal luas dan menjadi daya tarik swafoto baru bagi siapa saja yang baru tiba di Selayar," tuturnya.

Peresmian landmark yang dipimpin langsung oleh Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T. ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Perhubungan, UPP Kelas III Selayar, PT ASDP Indonesia Ferry, Satpolairud Polres Kepulauan Selayar, hingga elemen masyarakat desa. Sinergi ini menegaskan bahwa kepedulian teritorial TNI mampu memantik kolaborasi swadaya warga demi kemajuan pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar.(SA/Tim)