Terjang Gelombang Laut, Dandim Selayar dan Kades Ma'minasa Hadiri Seminar Nasional KDKMP di Jakarta

Daftar Isi

 

Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., bersama Kepala Desa Ma'minasa H. Kamaluddin menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

ZONAREPORT.WEB.ID | JAKARTA — Semangat membawa kemajuan bagi masyarakat pelosok kepulauan tidak terhalang oleh jarak dan batas geografis. Komandan Kodim (Dandim) 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., bersama Kepala Desa Ma'minasa H. Kamaluddin menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Kehadiran delegasi dari Kabupaten Kepulauan Selayar ini menjadi representasi nyata dari komitmen daerah terluar dalam mendukung percepatan ketahanan pangan dan ekonomi nasional berbasis desa.

Di balik kehadiran mereka di ibu kota, terselip kisah perjuangan dramatis. Sebelum bertolak ke Jakarta, rombongan yang terdiri dari Danramil 1415-02/Pasimasunggu bersama Kepala Desa Ma'minasa harus bertaruh nyawa menyeberangi laut lepas dari Pulau Jampea menuju daratan utama Selayar. Dengan menggunakan perahu tradisional (perahu balapan), mereka nekat menerjang tingginya gelombang dan angin kencang khas perairan selatan demi mengejar jadwal penerbangan menuju Jakarta untuk bergabung bersama Dandim 1415/Selayar.

Keteguhan tersebut terbayar di forum nasional. Seminar berskala besar ini dihadiri langsung oleh jajaran menteri dan tokoh kunci nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Koperasi, serta Menteri Pekerjaan Umum. Turut hadir pula Kepala BPKP, Kepala Bappisus, Wakil Panglima TNI, Direktur Utama PT Agrinas, serta pakar psikologi politik Prof. Dr. Hamdi Muluk, M.Si. Forum ini membedah cetak biru penguatan koperasi desa sebagai pilar utama kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menegaskan bahwa kehadiran komando kewilayahan dalam seminar ini merupakan wujud totalitas TNI AD dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah pusat agar dapat terimplementasi dengan sempurna di tingkat tapak.

"Tantangan geografis dan gelombang laut yang dihadapi tim di lapangan sama sekali tidak menyurutkan komitmen kami. Kami ingin memastikan masyarakat di gugusan pulau terkecil Kepulauan Selayar ikut berada di garda depan dalam merasakan akselerasi manfaat Koperasi Merah Putih ini. Sinergitas tiga pilar antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa adalah modal utama melahirkan wilayah yang berdaya saing," tegas Letkol Czi Yudo Harianto.

Partisipasi aktif Kodim 1415/Selayar dan Pemerintah Desa Ma'minasa dalam forum elit ini membuktikan bahwa keterbatasan wilayah kepulauan bukan menjadi aral untuk berinovasi. Dari ombak Selayar hingga panggung nasional di Jakarta, sinergi ini menegaskan tekad Bumi Tanadoang untuk berkontribusi penuh pada cita-cita besar Indonesia menuju ekonomi rakyat yang tangguh dan mandiri.(SA/Tim)

.