Didukung Bus Kodim 1415, Empat Pesilat IPSI Selayar Berlaga di Makassar Beach Championship I 2026
![]() |
| Potret pelepasan Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kepulauan Selayar di Makodim 1415/Selayar. (Photo : Ist) |
ZONAREPORT.WEB.ID | MAKASSAR — Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kepulauan Selayar resmi memulai perjuangannya dalam ajang kejuaraan bergengsi Open Tournament Makassar Beach Championship I 2026 yang berlangsung di Kota Makassar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Dalam ajang ini, empat pesilat muda berbakat diterjunkan untuk menguji ketangkasan melawan atlet-atlet pilihan dari berbagai daerah.
Rombongan yang berjumlah delapan orang—terdiri atas empat atlet, dua pelatih/ofisial, serta dua personel pendamping dari Kodim 1415/Selayar—bertolak dari Bumi Tanadoang pada Kamis (30/7/2026). Perjalanan dimulai dengan menyeberangi Selat Selayar menggunakan kapal feri rute Pelabuhan Pamatata menuju Pelabuhan Bira, dilanjutkan dengan jalur darat menuju Makassar mengendarai Bus Operasional Kodim 1415/Selayar.
Rangkaian kejuaraan diawali pada Jumat (31/7/2026) melalui tahapan registrasi ulang, technical meeting, pembekalan perangkat pertandingan (wasit/juri), serta penimbangan berat badan atlet. Usai upacara pembukaan, atmosfer kompetisi langsung memanas lewat pembukaan laga di Kategori Seni yang mendapat sambutan meriah dari penonton.
Memasuki hari kedua, Sabtu (1/8/2026), giliran Kategori Tanding yang dipertandingkan secara maraton mulai pukul 08.00 WITA. Para pesilat Selayar bahu-membahu di atas matras demi mengamankan tiket menuju babak semifinal dan final.
Berdasarkan agenda panitia, partai puncak perebutan medali emas serta penutupan kejuaraan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (2/8/2026) besok. Partisipasi aktif IPSI Selayar dalam turnamen ini menjadi instrumen krusial dalam mempertajam mental bertanding serta mengukur efektivitas pembinaan atlet di tingkat daerah.
Dukungan fasilitas transportasi dan pengawalan dari Kodim 1415/Selayar menegaskan sinergi yang makin solid antara komando kewilayahan dan organisasi olahraga daerah. Pengalaman bertanding di level regional ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet muda Selayar untuk terus mengukir prestasi hingga tingkat nasional.(SA)
