Jelang HUT RI ke-81, Kodim 1415/Selayar Percantik Tugu Bersejarah dan TMP Barugaiya
![]() |
| Pengecatan Tugu AMD Manunggal ke-20 oleh personel Makodim 1415/Selayar. (Photo : Ist) |
ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, personel Kodim 1415/Selayar menggelar pembenahan dan pengecatan ulang (repainting) terhadap sejumlah tugu bersejarah serta Taman Makam Pahlawan (TMP) Barugaiya di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Aksi pembenahan kawasan cagar sejarah ini menyasar beberapa tugu ikonik peninggalan program ABRI Masuk Desa (AMD)—cikal bakal program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)—serta monumen perjuangan rakyat di pusat Kota Benteng.
Lokasi yang dipercantik meliputi:
- Tugu AMD (Pembangunan 1983): Berlokasi di pertigaan Jalan Bina Karya dan Jalan Dr. Sudiro Husodo, Kelurahan Benteng Selatan.
- Tugu AMD Manunggal ke-20: Berada di sisi barat Lapangan Pemuda Benteng, sudut Jalan Emmy Saelan.
- Tugu Pahlawan Paus Rama Bosa: Terletak di kawasan Lapangan Pemuda Benteng, monumen yang mengabadikan rekam jejak perjuangan perlawanan rakyat Selayar serta pengibaran Bendera Merah Putih pertama di Bumi Tanadoang.
- Taman Makam Pahlawan (TMP) Barugaiya: Pembersihan total serta pengecatan pagar, gerbang, hingga area halaman makam.
![]() |
| Potret Taman Makan Pahlawan setelah di lakukan pembersihan total dan pengecatan.(Photo :Ist) |
"Monumen-monumen ini merupakan saksi bisu kebersamaan TNI dan rakyat dalam merintis pembangunan daerah. Karena itu, perawatannya sangat penting agar nilai-nilai perjuangan, gotong royong, dan nasionalisme tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Letkol Czi Yudo Harianto, Sabtu (8/8/2026).
Ia menambahkan, momentum peringatan Hari Kemerdekaan hendaknya tidak sekadar diisi dengan kegiatan seremoni, melainkan dipadukan dengan aksi nyata dalam merawat simbol-simbol perjuangan bangsa.
Perawatan TMP Barugaiya sendiri difokuskan pada penataan estetika dengan perpaduan warna merah, putih, dan hijau agar tampak lebih bersih dan representatif jelang puncak peringatan 17 Agustus mendatang.
Melalui kegiatan perawatan ini, situs-situs bersejarah di Kepulauan Selayar diharapkan tetap terjaga dengan baik sehingga dapat terus menjadi sarana edukasi sejarah dan jiwa patriotisme bagi generasi muda setempat.(SA)

