Tak Hanya Cetak Prajurit Tangguh, Dandim Yudo Harianto Bangun Masa Depan Pencak Silat Selayar
![]() |
| Prajurit Kodim 1415/Selayar menggelar latihan pencak silat sebagai bagian integral dari pembinaan fisik, mental, dan kemampuan bela diri militer di Pantai Baloiya. (Photo : Tim Zonareport) |
ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR — Komitmen dalam membina prajurit sekaligus melestarikan seni bela diri tradisional terus dibuktikan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1415/Selayar. Di bawah kepemimpinan Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., jajaran prajurit Kodim 1415/Selayar rutin menggelar latihan pencak silat sebagai bagian integral dari pembinaan fisik, mental, dan kemampuan bela diri militer.
Kegiatan yang dilaksanakan secara berkala ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik bertanding, melainkan juga dibentuk untuk menempa disiplin tinggi, ketangkasan, keseimbangan, daya tahan fisik, hingga kekompakan personel dalam mendukung tugas-tugas pembinaan teritorial di wilayah kepulauan.
Komandan Kodim (Dandim) 1415/Selayar yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kepulauan Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menegaskan bahwa pencak silat memiliki nilai strategis ganda—sebagai pilar ketangkasan prajurit sekaligus cabang olahraga prestasi yang wajib dilestarikan.
"Latihan pencak silat bukan sekadar meningkatkan kemampuan bela diri prajurit, melainkan juga membentuk karakter, disiplin, mental juang, dan jiwa sportif. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan, baik dalam pelaksanaan tugas komando maupun dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Letkol Czi Yudo Harianto, Sabtu (1/8/2026).
Pembinaan berkesinambungan ini kian menunjukkan tren positif. Sinergi antara Kodim 1415/Selayar dan IPSI Selayar mulai membuahkan hasil nyata dalam peta olahraga regional. Terbukti, kontingen IPSI Kabupaten Kepulauan Selayar resmi memberangkatkan sejumlah atlet muda terbaiknya untuk berlaga pada ajang Open Tournament Pencak Silat di Makassar.
Keikutsertaan dalam kejuaraan tingkat provinsi tersebut menjadi tolok ukur krusial untuk menguji efektivitas pembinaan sekaligus menambah jam terbang para pesilat lokal dalam menghadapi atlet-atlet tangguh dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
"Keikutsertaan atlet Selayar pada ajang Open Tournament di Makassar menjadi momentum penting untuk menguji hasil latihan dan mengasah mental bertanding. Kami berharap para atlet tampil percaya diri, menjunjung tinggi jiwa sportivitas, serta mampu membawa pulang prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Selayar," tambah Dandim.
Lebih dari sekadar mengejar medali, Letkol Czi Yudo menekankan pentingnya menjaga pencak silat sebagai warisan budaya adiluhung bangsa. Oleh karena itu, pola pembinaan di Selayar mengombinasikan penguatan fisik, etika, dan penanaman rasa cinta tanah air.
Melalui sinergi yang makin solid antara Kodim 1415/Selayar dan IPSI, Bumi Tanadoang optimistis mampu melahirkan prajurit yang siap tempur sekaligus mencetak generasi atlet silat berprestasi yang sanggup bersaing di kancah nasional.(SA)
