Pengeboran Tembus 75 Meter, Kodim 1415/Selayar Kejar Sumber Air Bersih untuk Warga Lambongan

Daftar Isi

Tim gabungan Program unggulan Staf Angkatan Darat Manunggal Air melakuakan pengeboran air bersih bagi warga Dusun Lambongan, Desa Bontona Saluk, senin (7/9/2026). (Photo : Istimewa)

ZONAREPORT.WEB.ID | SELAYAR — Komitmen menghadirkan akses air bersih di wilayah rawan kekeringan terus dibuktikan jajaran Kodim 1415/Selayar. Melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Manunggal Air, tim gabungan terus mengejar titik sumber air bersih bagi warga Dusun Lambongan, Desa Bontona Saluk, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hingga Senin (7/9/2026), pengerjaan fisik pengeboran sumur telah menembus kedalaman 75 meter di bawah permukaan tanah. Sejak pukul 07.15 WITA, pengoperasian mesin bor terus digenjot tanpa kendala berarti.

Proses pengerjaan di lapangan melibatkan kolaborasi padat karya yang terdiri dari 1 personel teknis Kodim 1415/Selayar, 6 pekerja profesional, serta 3 warga lokal yang aktif bergotong royong.

Pembangunan fasilitas air bersih ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program strategis TNI AD di tingkat kewilayahan guna menjawab kebutuhan paling mendasar masyarakat kepulauan, khususnya saat memasuki musim kemarau.

Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., menegaskan bahwa jajarannya mengawal ketat setiap tahapan pengeboran hingga air benar-benar mengalir dan siap dimanfaatkan oleh warga.

"Pembangunan sumur bor ini adalah instruksi langsung dalam program unggulan Bapak KSAD untuk membantu masyarakat mengatasi krisis air bersih. Kami kawal prosesnya sampai selesai dan dipastikan output-nya dapat dirasakan langsung oleh warga Dusun Lambongan," tegas Letkol Czi Yudo Harianto.

Dandim menambahkan bahwa peran TNI AD tidak hanya terbatas pada tugas operasi militer untuk perang, melainkan juga hadir memberikan solusi konkret atas persoalan sosial-ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah binaan.

"Gotong royong antara prajurit dan warga di lokasi pengeboran ini mempertegas bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi bagian dari solusi," pungkasnya.

Hingga saat ini, proses pengeboran berjalan aman, tertib, dan lancar. Dengan tercapainya kedalaman 75 meter, tim optimistis debit air bersih dapat segera ditemukan dan didistribusikan untuk mendukung kebutuhan harian warga Desa Bontona Saluk.(SA)