Kodim 1415 Selayar Bangun Jembatan Darurat Usai Akses Tanabau–Baera Putus

Dandim 1415 Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, ST pimpin pembagunan jembatan darurat pasca amruknya jembatan Jangngi'iya saat banjir (Photo: Istimewa) 

Zonareport.web.id, SELAYAR - Personel Kodim 1415/Selayar bersama warga Dusun Tanabau dan Dusun Baera bergotong-royong membangun jembatan darurat pada jalur penghubung kedua dusun, Rabu (10/12/2025). Pembangunan dipimpin langsung Dandim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., sehari setelah jembatan utama ambruk pada Selasa siang akibat kerusakan struktur pondasi yang telah lama tergerus erosi.

Jembatan tersebut dilaporkan runtuh sekitar pukul 14.00 Wita setelah curah hujan tinggi memperparah kondisi tanah di sekitar pondasi. Tak mampu menahan tekanan aliran sungai, konstruksi akhirnya ambrol dan memutus akses utama masyarakat di wilayah itu. Warga Tanabau dan Baera sebelumnya bahkan telah mengusulkan perbaikan sejak 2022 namun belum mendapat tindak lanjut pemerintah.

Proses pembangunan jembatan darurat dimulai pukul 08.35 Wita dengan melibatkan personel TNI, BPBD, dan sekitar 60 warga. Sebanyak 20 batang kelapa sepanjang 10 meter dipasang sebagai landasan sementara untuk memulihkan akses penyeberangan. Sejumlah pejabat turut berada di lokasi, di antaranya Pjs Danramil 1415-01/Bontosikuyu Kapten Inf. Khaeruddin Rasyid, Kalaksa BPBD Selayar Ahmad Alfianto, dan Kabid Kedaruratan BPBD Muh. Ikbal.

Personel Kodim 1415 Selayar siapkan barang kelapa sebagai jembatan darurat (Photo: Tim/zonareport) 

Namun, Kepala Desa setempat tidak hadir dari awal hingga akhir kegiatan, sementara Camat Bontoharu hanya sempat melakukan dokumentasi sebelum meninggalkan lokasi. Meski demikian, pengerjaan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari akhirnya rampung pada pukul 17.58 Wita, sehingga akses warga kedua dusun kembali terbuka.

Dandim 1415/Selayar menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat merupakan langkah cepat untuk memulihkan mobilitas warga dan mencegah resiko kecelakaan di jalur alternatif yang licin. Ia juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah, mulai dari percepatan pembangunan jembatan permanen, inspeksi berkala jembatan di seluruh wilayah, hingga penguatan sistem peringatan dini erosi dan banjir. Dengan selesainya jembatan darurat ini, aktivitas masyarakat kini kembali normal sambil menunggu realisasi jembatan permanen. (ML/HS) 

Lebih baru Lebih lama